Persiapan Pernikahan

1120 Kata

Pak Tejo batuk-batuk untuk mendapatkan perhatian, "Ehem, maaf Bu, aku tidak suka bertele-tele, jadi kita fokus pada masalah." "Gini aja, kita dengarkan ucapan Wulan dulu, biar kami semua tahu apa yang Wulan inginkan," sahut Bu Tejo. Semua terdiam, lalu Wulan menarik nafas dalam-dalam, ia terlihat begitu tertekan dengan sikap ibunya. Wulan mengubah posisi duduknya dan mulai memberanikan diri untuk bicara. "Mohon maaf, yang ada di pikiranku hanya bagaimana caranya kita bisa bantu Windarti dan solusinya aku harus menikah dengan Mas Damar lalu berpura-pura langsung hamil setelah menikah dengan Mas Damar, begitu kan?" "Betul, Nak! Kalau kamu mau menolong Windarti, kamu harus mengakui anak Windarti sebagai anakmu?" kata Bu Tejo. "Asal Wulan mendapatkan tujuh puluh persen harta keluarga i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN