Perdebatan antara Dua Sahabat

1122 Kata

Damar sudah sampai di ruko tingkat besar yang ada di wilayah Surabaya barat. Ruko berlantai dua itu ia sewa sebagai kantor dan juga tempat tinggal sementara. Rencananya Damar mau beli apartemen untuk tempat tinggal dan ruko hanya untuk kantor. Doni sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya, sedangkan Damar sibuk merapikan baju yang ia kenakan. Ponsel Damar yang tergeletak di atas meja bergetar, namun Damar tidak perduli, ia asik merapikan rambut dan pakaiannya. "Hei, hp-mu bunyi itu, lo!" seru Doni. Damar tidak menjawab, ia hanya melongok ke arah layar monitor ponselnya, lalu masuk ke sebuah kamar. Terlihat sekali kalau Damar tidak perduli dengan panggilan telepon itu. 'Siapa yang telepon? Kenapa tidak diangkat sama Damar?' batin Doni. Tidak lama kemudian, Damar ke luar dari dal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN