Manis seperti gula-gula

1174 Kata

"Ya sudah kalau gitu aku mau balik dulu, ya? Sekali lagi makasih buat bantuannya." Alana meringis sambil memasukkan kartu kredit ke dalam tas yang ia bawa. Hanya tas lusuh handmade, berbahan jeans. Alana pun berdiri dari duduknya hendak pergi, tapi dengan sigap Rafael pun ikuti langkahnya. "Lho, kamu mau kemana?" tanya gadis itu saat sadar Rafael mengikutinya. "Ngantar kamu ke lobi," ujarnya. "Ngapain sih pake ngantarin?" Alana mengernyitkan dahi. "Sekali-kali nurut sama suami napa?" Rafael menyambar tangan Alana dan menariknya menuju lift. Tentu saja pemandangan tersebut menjadi pusat perhatian beberapa pegawai yang sedang berada di lantai yang sama. Alana terbengong-bengong melihat sikap Rafael yang selalu random dan tak tertebak. Dia selalu spontan, meski terkadang manis, namun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN