SEDAN hitam itu melaju di jalanan kota Taipei dengan tenang. Di jok penumpang belakang terlihat Adhib masih sibuk menenggelamkan wajahnya di antara berkas-berkas kerjanya. Sementara di jok penumpang depan sebelah sopir, Praja—sekretaris sekaligus asisten pribadi Adhib—tak urung menyambut diskusi kecil bersama atasannya itu sembari menyampaikan beberapa poin catatan dari tabletnya atas hasil pertemuan bersama Wang Hao Cruise hari ini. Mobil yang dikemudikan sopir berhenti tepat di depan pelataran sebuah hotel mewah. Seorang bellboy dengan segera membukakan pintu belakang mobil dan memberi hormat kepada Adhib yang tak lain merupakan pemilik hotel itu sendiri. Praja menyusul turun dari mobil sambil menenteng koper, tablet, serta dokumen yang tidak ditampung dalam koper. Ia lalu mengekori ja

