"Waktu mungkin memudarkan kenangan. Tetapi sialnya aku masih mengingatmu dengan persis, bahkan hingga menu dan makanan favoritmu." ~Gladys Amara. *** Evander hampir berhenti bernapas. Sungguh, tadinya lelaki itu hanya ingin menguji--atau mungkin memeriksa, seperti apa sebenarnya selera makan yang dimiliki Gladys. Tak ada sedikitpun keinginannya untuk berpikir lebih jauh, hingga bagaimana suara perempuan itu memesan makan malam mereka, begitu saja mengalun selembut tiupan angin. Entah apakah ini kebetulan atau ketidaksengajaan, Evander bahkan tak sempat berpikir. Satu-satunya yang terlintas di benak lelaki itu adalah, seberapa banyak kiranya probabilitas yang memungkinkan Gladys memiliki selera yang sama dengannya? Bagaimana bisa setiap aspeknya memiliki kemiripan, yang membuat Evander

