"Kita pernah saling bertukar cerita. Kita juga pernah saling bertukar setiap kelemahan, hingga kita mencapai titik kuat yang terus menjadi hal yang membuat kita bertahan." ~Gladys Amara. *** Beberapa hari setelah ciuman tiba-tiba yang melibatkan Gladys dan Evander di tepian dinding kampus itu, keduanya belum saling bertukar sapa. Bukan karena mereka memang tidak bertemu atau kebetulan berpapasan, tetapi karena Gladys yang mati-matian menghindari lelaki itu. Dia bahkan mengambil hari libur di keesokan harinya, yang lantas ia gunakan untuk menenangkan diri di indekos yang ia tempati. Sempat mematikan ponsel, perempuan itu membuat Priscil hampir saja membanting gawai miliknya sendiri, sebab tak sabar dengan perilaku yang ditunjukkan sahabatnya tersebut. Hingga berakhirlah Priscil juga iku

