Terus terang, aku mulai khawatir dengan jalannya sidang. Aku bukan orang yang berpendidikan, namun aku dapat merasakan kalau Hakim maupun yang lain lebih terkesan pada Ratu. Sekalipun Dokter Sam dan Dokter Heru tampil meyakinkan, tapi dari wajah jajaran jaksa maupun para penonton sidang, aku tahu mereka lebih percaya dengan semua saksi dari pihak jaksa wanita itu. Semua saksi yang dihadirkan Ratu menolak percaya bahwa ada keadaan seperti yang tengah kualami. Dulu, aku sependapat dengan mereka. Aku memang tidak sepenuhnya mengerti apa yang mereka ucapkan, namun aku yakin aku tidak akan percaya kalau dalam satu tubuh bisa dihidupi oleh dua bahkan lebih jiwa. Tapi sekali lagi, itu dulu. Dulu, sebelum aku sendiri mengalami hal itu. Tanpa sadar, aku mulai melirik Rama. Wajahnya y

