Padahal Geundis begitu yakin ada seseorang yang seharusnya menempati bilik toilet itu. Dia bahkan mendengar suara senandungnya dan barusan suara teriakan seorang wanita juga terdengar dari bilik itu karenanya dia sempat khawatir terjadi sesuatu yang buruk pada orang di dalam bilik. Namun, yang Geundis temukan adalah bilik toilet itu kosong. Tak ada siapa-siapa di dalam padahal Geundis juga yakin tak ada yang keluar dari bilik toilet itu. Baru saja pintu bilik pun terbuka dengan sendirinya. Geundis meneguk ludah seraya memegangi tengkuknya yang terasa merinding. Dia mengembuskan napas pelan sebelum memberanikan diri untuk melangkah masuk ke bilik tersebut, berniat memeriksa ke belakang pintu. Begitu berada di dalam bilik toilet, Geundis memeriksa belakang pintu, tapi dia tak menemukan

