Kali ini saat jam istirahat Karin enggak tidak langsung pergi ke kantin bareng bersama Oca dan yang lain. Kalau kalian gak tidak tahu, mari kita memulai perkenalan. Jadi . Jadi, Karin punya empat teman lain, yaitu Gieska, Nanda, Anya dan Gita, te. Tapi mereka malah pergi ke lapangan, karena semua orang rame bangetramai sekali disanadi sana. Saat Karin menajamkan matanya untuk melihat siapa yang bertanding, ia langsung mengangguk paham kenapa bisa seramai ini. “p“Pantas aja rame orang yang main kelasnya kak Kak Elvan”, g” gumam Gieska. “w“Weh, ayo kita nonton, gue mau dukung kak Kak Elvan” kata” kata,” kata Nanda, tetapi Karin hanya menggelengcuman ngegeleng saja. “n“Nonton dari sini aja, disanadi sana rame banget di ttribun” ucap,” ucap Karin yang disetujui oleh yang lain.

