"Ada aku, yang akan melindungimu. Kamu berada di sini atas permintaanku. Jadi, aku yang akan bertanggung jawab atas keselamatanmu," jawab Gavin dengan sorot mata tajam memandang Alea seolah ingin menunjukan keseriusan ucapannya. Alea tertegun sejenak. Ia tak tahu harus berkata apa lagi. Terharu juga ada orang yang mau melindunginya. Rasanya baru kali itu ada orang yang bicara seperti itu padanya. "Ke kamar mandi dulu." Gavin bangkit dari duduknya dan langsung menuju ke kamar mandi. Melihat Alea terpana padanya dengan ekspresi polos, membuatnya terpesona. Jiwa kelelakiannya muncul begitu saja. Sebab itulah, ia langsung ke kamar mandi. Meredakan gejolak nafsu yang menguasainya. 'Ah, tak boleh seperti ini, Gavin!' gerutu Gavin dalam hati. Ia masih lelaki normal yang juga kadang memi

