Ujung pistol yang menantang tenggelam di rongga mulut Arga dengan pelatuk yang seakan siap untuk ditarik. Membuat lelaki itu berpeluh dingin sekaligus terlihat pasrah. Arga yang tertawan semalam saat Elios berhasil menyelamatkan diri bersama Aini. Lelaki itu tidak sengaja ikut campur dalam keributan, musuh-musuh Eli yang mengenalinya sebagai sepupunya Elios Ed, sebagai gantinya Arga yang dibekuk dan dibawa oleh mereka. Setelah itu semalaman dikurung di gudang dalam keadaan terbuka tanpa pakaian dan tidak diberi makan maupun minum. “Jangan dulu bunuh dia,” seorang lelaki menahan bawahannya yang geram melihat wajah Arga. Lelaki itu seketika patuh lalu menarik kembali tangannya, membuat Arga yang mengira semalam adalah hari terakhirnya bermain-main dengan wanita menghela napas lega. “Kita

