Hana yang sedang berjalan santai di koridor sekolah kaget karena merasakan tiba- tiba tubuhnya terdorong ke depan hingga akhirnya ia jatuh tersungkur. Ia mengaduh lalu mengusap lututnya yang terasa sakit saat membentur lantai keramik sekolah. Gadis itu menengadah dan melihat dua pasang mata menatapanya sambil tersenyum sinis. “Sepatu baru? Asli atau KW tuh?” gadis itu, Citra bertanya padanya dengan nada mengejek sambil meneliti sepatunya. Ini bukan pertama kali ia memakai sepatu pemberian Lula, namun karena gadis itu izin beberapa hari kemarin, gadis itu baru tahu ada yang sedikit bereda dari Hana hari ini. “eh, tasnya juga baru kayaknya.” Kali ini mata gadis itu menatap ke sesuatu yang menempel di punggung Hana. “nyolong dari mana?” tanya gadis itu dengan nada yang selalu membuat hati

