20

1500 Kata

Dila hampir saja menjerit, kala tanganya tidak kuat lagi menopang tubuh Sandra, tapi kali ini dia bisa bernafas lega, Karena sahabatnya itu tidak merasakan kerasnya lantai. Dila terkejut kaget, saat melihat Rivan tengah membenarkan letak lenganya pada tubuh Sandra, Dila rasa tadi di belakangnya tidak ada Rivan, Dila kira tadi yang menahan Sandra adalah Zidan, anak IPS yang ada di belakangnya, lah ini malah Rivan, dari mana coba cowok ini datang? "Ayo ikut gue ke UKS." Rivan membopong tubuh Sandra dengan mudah, membuat Dila terhenyak dan segera mengikuti langkah kaki Rivan. Sampai di UKS Rivan segera menjatuhkan tubuh Sandra perlahan pada kasur UKS, dibenahkan bantal berwarna biru yang menyangga kepala Sandra. "Cepet minta teh anget ke kantin." Suruh Rivan pada Dila, nadanya menunjukka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN