Sandra menyesali keputusannya lima menit yang lalu, karena memilih keluar rumah hanya untuk membeli tisu toilet dan sekaleng soda, padahal sekarang dia pusing dan perutnya sedang perih karena belum makan nasi dari siang tadi, dan di malam yang dingin Sandra nekat keluar hanya pakai training dan kaus pendek. Sandra duduk di trotoar pinggir jalan, sedikit meremas perutnya berharap sakitnya hilang. Ia berusaha menahan rasa pusing dan perih yang dirasakan. "Tenang, satu blok lagi." Sedangkan Sandra yang masih berjuang dengan kesakitannya, di seberang jalan yang lain Rivan menahan langkahnya untuk tidak menghampiri Sandra. Yah, setelah bertemu Satria di taman tadi Rivan tidak langsung pulang, pikirannya membawanya menuju jalan rumah Sandra. Tapi entah takdir atau bagaimana, ia kembali bert

