Happy Reading . . . *** Genggaman tanganku pada Tiffany semakin erat disaat ciuman kami terasa semakin intens. Di bawah selimut ranjang apartemen-ku ini, tubuh polos kami saling menempel dengan erat setelah baru saja aku menuntaskan hasrat-ku bersama Tiffany. Ya, kami baru saja melakukannya setelah aku sangat ingin dan begitu merindukan wanita itu. Di malam hari dengan rintik hujan yang menempel di kaca jendela, membuatku semakin tidak bisa menahan rasa rindu ini lagi. Langit gelap yang juga terlihat dengan begitu jelasnya dari jendela besar yang menjadi pengganti dinding apartemen ini, membuat suasana di antara kami terasa intim sekali. "Indahnya memiliki waktu berdua denganmu tanpa adanya gangguan dari anak anjing." "Maksudmu anak anjingku?" Balas Tiffany yang langsung membuatn

