Happy Reading . . . *** Aku menjatuhkan diri di atas ranjang setelah aku yang baru saja sampai dari apartemen Tiffany. Dengan menghembuskan nafas berat, aku memejamkan mata sambil mengingat dan merenungkan setiap ucapan yang Tiffany ceritakan kepadaku tadi. ~ Flashback on . . . "Apa kau ingat anak laki-laki yang aku gendong pada pertemuan pertama kita lagi di kedai kopi kemarin?" "Ya." "Dia anakku, Nick." "APA?!" "Ya, aku menjadi ibu pengganti Nick. Dan sekarang kau sudah tahu kenapa bagiku semuanya menjadi terasa berubah." "Kenapa kau berpikiran seperti itu?" "Karena aku sudah memiliki anak." "Hanya karena itu?" ". . ." "Bisa kau ceritakan semuanya, Tiffany?" "Satu tahun setelah aku pergi dari London, pada akhirnya aku memutuskan untuk tinggal di sini setelah

