Happy Reading . . . *** Aku mengguling-gulingkan tubuhku di atas ranjang hotel dengan sangat kesal. Ingin rasanya aku menghancurkan kamar hotel ini hingga tidak tersisa untuk menyalurkan rasa amarah dan emosi yang sedang aku rasakan ini. "Nick, ayo kita pergi makan malam. Perutku sudah tidak sakit lagi." "Tidak usah pergi-pergi," balasku dengan ketus. Hancur sudah bulan madu yang aku impikan dan bayangkan. Karena tadi pagi tamu tidak diundang yang sangat tidak aku inginkan di moment bulan maduku ternyata datang. Dan kedatangannya itu membuat bulan madu ini menjadi bulan madu terburuk yang pernah ada. Ya, Tiffany mendapat hari merahnya disaat pagi tadi ia terbangun dari tidurnya. Dan hal itu membuat perasaanku menjadi tidak jelas. Rasa amarah, emosi, kesal, semuanya bercampur ad

