19

1515 Kata

Waktu sudah menunjukkan pukul satu malam, dan Alfa baru saja menginjakan kakinya di rumah orang tuanya. Kejadian Zia yang pingsan, hingga sebuah penyakit yang baru saja Alfa tahu, membuatnya tidak tahu harus berbuat apa sekarang. Miom? Penyakit macam apa itu? Hingga membuat orang tuanya dan orang tua Zia menjadi histeris seperti tadi. Dan sebuah artikel yang Alfa baca dari ponsel pintarnya tadi, membuat Alfa diam tanpa kata hingga saat ini. Hening, dan sepi ketika Alfa mulai memasuki rumah besar Pappinya. Setelah memastikan jika Zia akan baik-baik saja, barulah ia pulang dan membiarkan Bunda dan adik Zia menunggu wanitanya. Langkah kakinya terseret, dengan bahu yang tak setegap biasanya. Seolah Alfa benar-benar memiliki beban berat yang menghinggapi pundaknya. Hingga suara tangisan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN