Bab 19. Hukuman

1554 Kata

"Mau di hukum lagi?" tanya Kaivan. Kyra menggelengkan kepala seraya memegangi bibirnya, ada getaran aneh yang masih dia rasakan setelah pertemuan bibir dia dan Kaivan beberapa detik lalu. Kaivan pun merasa heran pada dirinya, mengapa bisa melakukan hal tersebut. "Ya sudah, sekarang belajar mengaji!" Kyra mengangguk dan duduk di ujung ranjang, sementara Kaivan mencari kerudung di lemari Kyra. Karena tak menemukan kerudung dia pun mencari mukena. Kyra masih memegangi bibirnya, di dalam hati dia merutuki kebodohannya karena tidak melawan saat Kaivan menciumnya. "Kaivan sialan, beraninya dia mencuri ciuman pertamaku. Kyra juga bodoh diam saja saat lelaki sialan itu melakukannya!" gerutu Kyra dalam hati. Tak lama kemudian Kaivan datang membawakan mukena lalu di pakai oleh Kyra. Kyra meman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN