Satu jam setelah Dito dari apartemen, laki-laki itu masih belum kembali. Dan Fania tidak berniat menunggu karena ia sendiri merasa sudah nyaris gila karena dibuat tak berdaya oleh Dito. Ini adaah pertengkaran paling serius dalam dua bulan pernikahannya dengan Dito. Lagi-lagi dirinya-lah yang pertama menyulut pertengkaran hingga tak hanya membuat Dito kecewa dan marah besar, laki-laki itu juga terluka. Fania tak bisa berhenti menyalahkan dirinya sendiri karena telah dengan sadar melukai Dito. Tak betah sendirian dalam keadaan kacau, Fania pun akhirnya juga pergi dari apartemen dengan membawa satu baju ganti karena ia tidak beminat tidur di apartemen untuk malam ini. Ia tidak bisa berada di sana, sendirian membayangkan bagaimana kelanjutan kisahnya dengan Dito yang menjadi rumit dan mulai

