Setelah mengambil cuti selama seminggu ini Maisha kembali bekerja. Dia kembali menjalankan rutinitasnya sebagai seorang pengajar lagi. Sebenarnya dia sudah sangat rindu bertemu dengan anak-anak didiknya yang menggemaskan itu. “Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.” Sapa Maisha ketika memasuki ruang kelas yang diajarnya dengan semangat. Semua muridnya pun serempak menjawab salamnya tak kalah girang juga. Mereka tampak senang melihat kehadiran Maisha pagi itu. ada yang bersorak riang ketika Maisha memasuki ruang kelasnya. “We miss you miss Maisha.” “Miss Maisha kemana saja?” “Miss Maisha gak pergi lagi kan?” Teriak beberapa murid bergantian. Maisha tertawa kecil mendengarnya. Ternyata muridnya begitu menyayangi dirinya. “Miss Mai juga merindukan kalian. Miss Maisha Cuma istir

