Jayden berjalan santai hanya dengan boxer menuju Zela yang kini tengah menuangkan air putih ke gelasnya. Tangan Jayden terulur, menepuk p****t Zela membuat si empunya tersentak dan menghentikan minumnya. "Jayden ih, kenapa pukul p****t Zela terus!" rengek Zela seperti ingin menangis. Sudah seminggu ini Jayden usil, menepuk atau meremas p****t Zela dengan gemas. Zela mengusap pantatnya dengan cemberut, entah ada apa yang jelas Jayden tidak pernah buka suara. "Zela marah kalau Jayden ga ngaku! Kenapa p****t Zela dipukul terus?" desak Zela dengan menghalangi pantatnya yang hendak Jayden tepuk lagi. Jayden tersenyum tipis, meraih pinggang Zela untuk menariknya agar merapat."Gemes, makin besar.." bisik Jayden dengan dihadiahi kecupan ditelinga Zela. Zela mendengus, membuat Jayden melotot

