Gara - gara coklat

1001 Kata

Perkuliahan sudah di mulai, dosen pertama tidak bisa hadir dan di sinilah kini Zela berada. Kantin. Bersama Ayu dan Nenden. "Tuh liat.." bisik Ayu pada Zela seraya menunjuk Jayden di meja yang terhalang dua meja dari tempat mereka berada. Zela mengikuti arah yang dimaksud Ayu."Kenapa? Oh Jayden.." riangnya di akhir disertai senyum dan melambai tangan sekilas. Jayden hanya menatapnya datar, tanpa ingin mengalihkan fokusnya dari Zela. Jayden benar - benar rindu, padahal hanya terpisah hitungan jam dan Fakultas. "Serem, terus liatin.." Ayu kembali melirik Jayden dengan ngeri. Nenden tertawa pelan."Kamu itu Yu, lebay ih.." ledeknya. "Bukan lebay atuh Nend, aku cuma serem aja, kok ada orang seposesif itu, apa orang jakarta emang gitu?" Ayu menatap Zela, meminta pencerahan. "Hn, eng-ga ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN