Darrel mengusap pelan pipi Calandra yang bersemu merah. Istrinya itu kini menatapnya dengan mata yang mulai mengantuk. “Ayo tidur,” ujar Darrel lalu mengecup dahi Calandra. “Peluk ya,” kata Calandra. Darrel mengangguk. “Iya, Sayang. Ayo balik badannya dulu biar bisa aku peluk.” Perlahan Calandra pun membalik posisi tidurnya dengan membelakangi Darrel. Ini adalah posisi tidur paling nyaman jika ia ingin dipeluk Darrel sejak perutnya semakin membesar. Darrel tidak mau memeluk Calandra di tempat tidur saat mereka berhadap-hadapan. Ia khawatir tidak sengaja menendang perut Calandra dan menyakiti bayi mereka. Ketika Calandra sudah berbaring nyaman, Darrel pun mulai memeluknya dari belakang. “I love you,” bisiknya di belakang telinga Calandra. “Love you too…” sahut Calandra menggenggam tan

