BAB 24 AKHIRNYA NIKAH POV DANAR "Akhirnya kamu nikah juga, Brow!" "Kita-kita udah pada punya anak, loe, baru nikah." "Ntar, loe, bawah anak, malah orang kira cucu, loe." Begitulah teman-teman membulli saat kuceritakan tentang rencana pernikahanku dekat-dekat ini. Marah? Tentu saja tidak. Duda berumur sepertiku sudah terbiasa ejekan seperti itu. "Sory, Brow. Ada telpon calon mertua," ujarku sumringah, lalu menjauh dari ruangan kantor. Getaran dari benda pipih di saku celana, meyakinkanku kalau panggilan itu, berhubungan soal penyempurnaan rencana pernikahan yang tinggal menghitung hari. "Maafkan ibu, Nak. Ibu tak kuasa saat Dahlia berkata tidak bisa melanjutkan pernikahan kalian.” Kalimat calon ibu mertuaku di seberang telepon, tanpa diawali ba, bi, bu, seperti bom hiroshima yang

