Jantungnya berdegup ketika Kean meletakkan kotak persegi berukuran kurang lebih tiga puluh senti itu di pahanya. Tangannya mulai membuka kotak kayu yang mulai berdebu. Aroma kayu apek langsung tercium begitu Kean benar-benar membukannya. Ia juga tak lupa menyalakan lampu untuk menambah penerangan. Kean sempat menarik napas. Begitu tangannya mulai mengambil satu dari dua benda yang ada disana. Sebuah album foto dan juga Buku Diari yang mulai di penuhi jamur. Kenapa disaat Kean semakin ingin menjauh dari Papa, ia malah menemukan kenangan ini. Perasaan Kean makin tak keruan ketika jarinya mulai meraba tekstur kasar dari kertas foto yang mulai di penuhi jamur. Hampir sembilan tahun benda ini tak tersentuh. Albumnya hanya berupa sekumpulan foto yang diambil dari kamera polaroid. Foto ketika

