Seluruh siswa langsung menghela nafas lega ketika bel istirahat berbunyi sekitar lima menit yang lalu. Kean langsung mengeluarkan sebuah tempat makan dari kolong meja-nya dan menoleh ke belakang. "Kay? Bawa bekel nasi nggak?" Perempuan dengan rambut hitam lurus sebahu, bermata bulat dan memiliki kulit yang pucat itu mengangkat wajah. Menatap Kean untuk beberapa detik sebelum akhirnya mengangguk. "Bawa." "Makan bareng, yuk! Males ke kantin soalnya." Kinan yang duduk di sebelah Kean hanya melengos pergi dengan buku Fisika di pelukannya. Perempuan itu keluar kelas sambil sesekali melirik ponsel di tangannya. "Mau kemana, Ki?" "Bukan urusan lo." Jawan Kinan ketus, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar ponsel. "Serius, heh!" "Ke kelas Rega, ah! Berisik banget!" Kean mendengus, sete

