Gak Tau!

1770 Kata

Gadis dengan rambut panjang berwarna hitam itu berjalan mengendap di halaman belakang rumahnya, memanjat tembok pun ia lakukan. Membuka pintu belakang dan syukurnya tak dikunci, mungkin orang rumah lupa. Clarisa berusaha sekuat mungkin agar langkahnya tak terdengar sampai kamar, perempuan itu berjalan seperti sedang membuat video parodi maling. Dia naik tangga dengan kedua mata sibuk lirik kanan, kiri, depan belakang. Tapi sialnya ia hari ini, lampu seketika menyala menampakkan sosok si adik yang sedang berdiri di depan saklar dengan tampang siap ngajak ribut. Clarisa berdecak keras, entah hilang kemana sosok manis Syela yang dulu? "Bun, itu Kakak." Setelahnya gadis itu duduk di sofa sembari melipat kedua tangan di depan d**a. Di sana ada ayah dan bundanya juga. Clarisa menghela napa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN