Perdebatan yang Mutlak

1350 Kata

Clarisa melakukan fumi kiri atau istilahnya bantingan dasar. Gadis itu menyapu kaki lawannya lalu mengambil bahunya dan menggunakan siku untuk menghancurkan wajah lawannya. Terjatuh. Sosok di belakang Clarisa tiba-tiba memegangnya tapi respon Clarisa lebih cepat. Gadis itu kembali merebut kaki lawan dengan mengambil pergelangan kaki dan dorong lalu ia putar lututnya. Teknik yang digunakan Clarisa bernama udewa. Bertepatan dengan jatuhnya kedua lawan, terdengar peluit yang ditiup oleh om David tanda berakhirnya sesi latihan. Pelatih itu menghampiri Clarisa lalu menepuk bahunya dua kali dan pergi setelahnya. Brian menghampiri Clarisa yang sekarang tengah sibuk membuka botol Aqua, terbuka, dan dia langsung meminumnya hingga tersisa setengah. "Keren," puji Brian dengan raut wajah tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN