Sudut Hati

1985 Kata

Sekarang Leo sudah dipindahkan ke ruang rawat inap, kata dokter sih sebenarnya dari malam tadi cowok itu sudah sadar. Hanya saja keadaannya masih lumayan lemah, makanya Leo belum dipindahkan dari ruangan UGD. Sekarang kata Dokter keadaannya sudah lumayan sedikit membaik, entah kenapa bisa secepat itu ia tak tau. Mungkin ini karena kemurahan Tuhan makanya Leo cepat sadar. Clarisa duduk di kursi samping brankar Leo, masih mengenakan seragam sekolahnya. Ia memandang jengah si cowok, bukannya bilang terimakasih sudah ditemani ini malah terang-terangan melemparkan tatapan permusuhan padanya. Too annoying to look at. "Gak usah sok baik lo sama gue," kata Leo menyorot tajam. Dia tak menatap kedua mata Clarisa secara langsung, lelaki itu lebih memilih menatap langit-langit kamar yang berdomina

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN