Siluman not Siuman

2109 Kata

"Skorsing satu Minggu." Clarisa mendengus tak percaya, ia berdiri lalu menggebrak meja depannya hingga kepala sekolah berkepala plontos itu terkejut luar biasa. Bahkan sedetik kemudian orang tua itu juga ikut berdiri dengan sorot mata tajam. Antara murid dan guru, mereka saling melempar tatapan tak suka. Langit diam saja di kursi sedangkan Fira masih berada di UKS karena belum sadarkan diri. "Jaga sopan santunmu, Clarisa! Saya di sini guru juga, kamu tidak berhak berperilaku kurang ajar pada saya!" teriak pak Januar murka. Clarisa jengah, gadis itu berdecak cukup keras. Keputusan skorsing yang ia dapat sungguh tidak adil, satu Minggu? Sebenarnya tak masalah berapa banyak jumlah yang akan ia lalui nantinya, tapi, yang membuat Clarisa berang adalah, hanya dia di sini yang mendapatkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN