Pagi ini Clarisa terlihat tak bersemangat sama sekali, aura yang ia timbulkan begitu suram. Gadis itu seperti tak berniat untuk melakukan apa pun, hidupnya seakan terlihat monoton. Ia tak tau persis apa yang terjadi pada dirinya, ia hanya malas untuk melakukan suatu hal. Padahal semuanya baik-baik saja selepas tawuran itu terjadi, Nathan tak marah karena mobilnya hancur—kaca depan pecah. Evidently mobil Clarisa masih berada di tempat yang sama, mungkin para polisi mengira kalau mobil itu memang sengaja diparkir di tempat kejadian; bukan termasuk salah satu pemilik pelaku tawuran, tapi sayangnya mobil Clarisa rusak parah. Bemper depan belakang penyok terlebih kaca depan juga pecah, parah memang. Berulang kali Clarisa menghela napas lelah, orangtuanya hanya mengamati di meja makan. Mere

