Bullying

1276 Kata

"Lo gak usah takut lagi ya?" ujar Zio menatap khawatir salah satu teman perempuan di kelasnya. Pemuda berwajah manis itu membantu si gadis berdiri dengan mengulurkan tangannya. Setelah cewek itu berdiri tepat di sampingnya dengan luka memar di wajah, Zio berbalik menatap kumpulan kakak kelasnya yang berpenampilan urakan di depan. "Kelakuan Kakak ini sudah keterlaluan, saya gak bisa tinggal diam," katanya dingin. Tiga pemuda di depannya mendengus tak percaya, rasanya ingin tertawa saja. Ternyata nyali adik kelasnya ini lumayan, pasalnya Zio berani mengganggu kesenangannya. "Terus lo mau apa?" tantang cowok berambut ikal di depannya. Mereka sekarang malah menjadi tontonan di kantin. "Saya mau Kakak minta maaf sama dia. Kalian udah kasarin dia, padahal kalian tau dia perempuan yang ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN