Setelah sekian lama, Nathan akhirnya memutuskan untuk kembali ke negara asalnya. Ke mana pun dia lari, pasti ujung-ujungnya akan kembali ke negara ini. Banyak hal yang dia rindukan di sini. Suasana kantor, mengobrol asyik dengan Leviana dan makan banyak. Semua yang ada di sini berhubungan dengan Leviana. Hati tidak bisa berbohong, dia memang merindukan Leviana. Segelintir pertanyaan muncul di benaknya. Bagaimana kabar Leviana? Apakah wanita itu bahagia? Tentu, pasti Leviana bahagia. Mungkin sekarang Leviana sudah mempunyai buah hati. Nathan bahagia melihat Leviana bahagia, lagi pula sebentar lagi dia akan menikah dan membuka lembaran baru. Nathan tidak pernah beranggapan kalau Terresa adalah pelampiasan. Cinta dan kasih sayang itu perlahan hadir. Dia mencintai Terresa, tetapi bukan bera

