Bab 35

1559 Kata

“Aldo?” “Aldo? Ini Kak Kevin.” Leviana sontak membelalakkan matanya kaget. Baru saja dia membicarakan soal Kevino, pria itu sudah ada di depannya. Kevino sedikit menunduk, memperlihat wajahnya dengan jelas. Kedua kakinya menjadi tumpuan, menatap adiknya lekat-lekat. “Kamu ngapain di sini?” Kevino melirik kakinya, kemudian berjongkok mengusap kaki adiknya. Refleks kaki Leviana menghindari, meringis kesakitan. “Ah, lecet?” “Terkilir,” cicit Leviana. “Kemari, tahan ya,” ucap Kevino menarik sebelah kaki Leviana, meletakkannya di pahanya. Mata Leviana tertutup, takut tiba-tiba Kevino menarik kakinya. Beberapa pengalaman yang dilakukan Kevino saat kakinya terkilir. Kevino akan menariknya memutar-mutar pergelangan kakinya lembut lalu sedetik kemudian pria itu menariknya kuat-kuat sampai me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN