Bab 38

1628 Kata

Mata Edwin berkaca-kaca, ikatan darah memang tidak bisa membohongi perasaan. Saat melihat gadis kecil itu, dia sudah bisa merasakan adanya ikatan darah. Gadis itu mirip sekali dengannya. Manik mata itu, alis mata serta rambut, hampir sembilan puluh persen semua yang ada di diri gadis itu adalah miliknya. Sedari tadi Nathan mengetuk pintu rumah, meyakinkan kalau mereka bukan orang jahat pada Lina, tapi sayangnya Lina tidak mempercayai mereka. Gadis itu ketakutan di balik pintu, menangis sambil berteriak meminta pertolongan memanggil nama Amalia. Teriakan itu mengundang tetangga, beberapa orang datang menanyai ada gerangan apa, pada Nathan dan Edwin. Mereka menghakimi Nathan dan Edwin, dituduh ingin melecehkan Lina. Karena kegaduhan itu, awal mulai hanya beberapa orang kini orang itu berg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN