Katakanlah saat ini Rania hanya bisa menangis meratapi kebodohannya selama ini. Bahkan apa yang berhasil diraihnya kini tak ada apa-apanya dibandingkan dengan satu permata paling berharga yang pernah dilahirkannya. Alex Nicholas Syahputra. Tatapan dingin bocah berusia lima tahun itu membuatnya terluka. Sorot matanya penuh dengan kebencian, sekalipun bocah itu tak mengatakannya secara langsung. Rania tau. Kesalahan yang dilakukannya memang fatal, dan tak termaafkan. Bahkan kini ia tak sanggup hanya untuk sekedar menatap mata beningnya. Terlalu percaya diri. Dulu Rania sempat berpikir, dengan berhasil menjauhkan putranya dari Mita, dan memisahkan Jefry dari perempuan itu bisa membuatnya lebih mudah meraih kembali hati Jefry juga anaknya. Namun, keegoisannya itu yang kini menghancurkan d

