Bab22

1557 Kata

“Keberadaan seseorang akan terasa jauh lebih berarti jika ia sudah tak ada di samping kita lagi.” Mungkin itulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan perasaan Jefry saat ini. Saat pertama kali membawa Mita ke rumahnya, ia mengira kehadiran Mita hanya akan memperburuk hidupnya saja. Karena pada dasarnya, hanya Rania lah pemegang tahta tertinggi dalam hatinya. Mita bukan siapa-siapa selain pengganggu yang suka merecoki hidupnya. Itu dulu. Dan hari ini, saat ia baru saja menginjakkan kedua kakinya di rumah. Perasaannya terbalik seratus delapan puluh derajat. Kesunyian dan kesepian. Itulah yang dirasakan oleh lelaki itu saat ini. Duduk di ujung tempat tidur sambil tersenyum miris, menertawakan kebodohannya sendiri. Apakah ia menyesal? Sangat. Lelaki itu menggaruk kepalanya kasar. Bi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN