Bab23

1430 Kata

Tibalah Pak Surya dan keluarga di kota tujuan mereka. Sesampainya disana, mereka bahu membahu membereskan barang-barang mereka dari dalam mobil. Pekerjaan melelahkan itu akhirnya selesai mereka lakukan tepat pukul delapan malam. Mita merasa perutnya perih sekali karena tidak kemasukan nasi sejak tadi siang. Ia terus saja muntah sepanjang perjalanan. Tidak biasanya Mita mabuk perjalan sampai parah. Dengan bibir pucat, ia meringkuh, menahan perutnya yang terasa seperti di remas-remas dari dalam. “Kita ke rumah sakit aja ya, Mit.” Bujuk Mak Anggi tampak panik. “Nggak usah deh, Mak. Nanti minum obar mag aja,” balasnya. “Ya, tapi, kan?” kata Mak Anggi khawatir. “Nggak pa-pa, Mak. Beneran deh.” Kata Mita lalu berdiri dari posisi duduknya. “Mita mau ambil minum dulu di luar.” Ujarnya ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN