“Tuan, turunkan saya.” Gretha terus memohon untuk diturunkan ketika tubuhnya tiba-tiba digendong ala oleh Kendrick. Gretha tak berani bergerak terlalu berlebihan. Kendrick menggendongnya bak karung beras, bergerak ke arah hamparan empuk di dalam kamar itu. Bruk ... Tubuh Gretha terhempas. Lebih tepatnya dihempaskan oleh Kendrick ke atas ranjang begitu saja. Gretha terkejut saat itu terjadi. Berniat ingin segera duduk di atas ranjang, tubuh Gretha kembali terhempas saat tiba-tiba Kendrick mengungkungnya dari atas. Wajah Gretha pucat pasi, dia memandang Kendrick yang sedang menatapnya intens. Lidah gadis kecil itu terasa kelu, ingin sekali mengeluarkan suara, tetapi tak mampu. “Jadi bagaimana, sekarang ingin melanjutkan hal yang tadi sempat tertunda?” Gretha meneguk salivanya kasar. D

