Pintu kamar terbuka, Kinan langsung dibuat terkejut saat melihat Anna sedang sesegukan menangis atas sofa. Menutup wajahnya menggunakan bantal sofa. "Anna? Kamu kenapa, Sayang?" Kinan bertanya, khawatir melihat Anna menangis seperti itu. Anna menurunkan bantal sofa di wajahnya. Laku terbangun dan langsung memeluk tubuh Kinan. Tangisnya pun semakin pecah dalam dekapan sang bunda. "Huaaahh! Bunda!!!" Kinan mengusap lembut punggung Anna. Mencoba memberi sedikit ketenangan pada perempuan itu. Kinan berpikir, mungkin Anna masih terlalu shock atas perpisahannya dengan Edo dan juga perdebatan yang terjadi sebelumnya bersama Sari. "Mas Samuel jahat! Dia gak peduli sama aku! Aaaaa! Mau putus aja!!!" Anna meracau dalam tangisnya, tentu saja membuat Kinan tersentak karena dugaannya salah. Kina

