" Abian?" ujar seseorang dengan lirih ketika melihat Abian yang duduk dengan tubuh bergetar. Abian lalu mengangkat wajahnya dan mendapati sosok wanita yang baru saja ditangisinya tengah menatapnya dengan heran. " Kiran?" ucapnya dengan langsung berdiri. " Kamu ngapain---" Ucapan Kiran terhenti ketika Abian langsung memeluk tubuhnya dengan erat. Sangat erat. Ia bahkan sedikit mengangkat tubuh Kiran hingga membuat Kiran bahkan tidak sempat untuk protes karena terkejut. Abian lalu menurunkan tubuh Kiran lalu membingkai wajah cantik itu dengan kedua telapak tangannya. " Sayang, ini benar- benar kamu..." ucap Abian lalu mengecup bibirnya dengan singkat lalu kembali mendekapnya erat. Kiran hanya bisa mengerjapkan matanya berkali- kali dengan apa yang Abian lakukan tersebut. " Abian... Bi

