Arlan dibawa ke satu ruangan berisi beberapa orang yang juga hendak melakukan kemoterapi. Setelah proses panjang pemeriksaan seperti penimbangan berat badan, tekanan darah, respirasi, juga suhu tubuh, Arlan langsung dibawa ke ruangan itu. Penimbangan berat badan tentu sangat dibutuhkan, untuk menghitung dosis obat kemoterapi yang digunakan agar tidak sampai keliru—berlebihan, atau justru kurang dari dosis terapi. Rasa cemas hinggap di benaknya, takut jika sesuatu yang buruk terjadi padanya. "Dok, sakit nggak?" tanya Arlan. Dokter Danu yang semula sibuk mengurusi segala sesuatu untuk kebutuhan kemoterapi Arlan menghentikan aktivitasnya sejenak. "Sedikit sakit, tapi kamu tidak perlu khawatir, semua akan baik-baik saja." "Iya, Dok." Setengah jam sebelum proses kemoterapi dimulai, perawat

