Chapter 16

1700 Kata

Seorang anak perempuan mematung di depan pintu begitu melihat sang ibu memapah seseorang yang dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ada apa ini? Apakah taksi yang ditumpangi ibunya tidak sengaja menabrak orang? "Bu, ini si- Kak Arlan!" Zee Hayfa, putri bungsu Melisa langsung melafalkan nama itu setelah berhasil melihat wajah orang yang dipapah ibunya. Siapa yang tak kenal Arlan? Si murid baru cucu pemilik yayasan, yang tampan juga pendiam. "Kamu kenal anak ini, Zee?" tanya Melisa. "Kenal, Bu. Ini cucunya pemilik Emerald," jawab Zee sambil membantu ibunya memapah Arlan ke sofa. "Ibu ketemu di mana?" "Di jalan, Zee. Anak ini sakit. Kamu tolong ambilkan stethoscope, tensimeter sama termometer." Sebagai seorang perawat tentu peralatan sederhana itu dimiliki Melisa. Anak ini begitu pucat, de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN