Karin memasuki kantor dengan langkah tegap di samping Frans, suaminya yang tampan dan berkarisma. Penampilannya hari itu begitu mencolok dengan balutan dress bunga yang dikenakannya, disempurnakan dengan riasan wajah yang tidak terlalu tebal dan rambut terurai dengan indah. Tidak bisa dipungkiri bahwa hari ini ia menjadi pusat perhatian karyawan di kantor, karena kecantikannya. Frans tahu berapa banyak karyawan yang memperhatikan Karin. Dia mencoba menahan tawa saat melihat ekspresi terkejut dari rekan-rekan kantor mereka. Tak peduli dengan pandangan Frans, Karin melanjutkan langkahnya sambil tersenyum lebar, menikmati sorot mata semua orang yang tertuju padanya. Saat berjalan menuju lift, tidak sengaja Karin menjatuhkan berkas yang ia bawa hingga isinya berserakan di lantai dan Frans bu

