Gagal

1280 Kata

Entah keberapa kali laki-laki di hadapannya itu tertangkap beberapa kali mendengus kemudian membuang nafas seolah lelah telah bekerja berat. Padahal, sejak sejam tadi dia belum beranjak sama sekali dari tempat duduknya. Sialnya, wajahnya yang terlihat serius itu bukan sedang berpikir tentang pekerjaan yang sedang dibahas, melainkan sahabatnya itu terlihat sibuk dengan dunianya sendiri seolah ketiga orang di hadapan ini makhluk tak kasat mata, presentasi anak buahnya tak dianggap sama sekali. “Model kayak gini ngomongnya iba? Cuman pengen nolong,” sindir Kim Woo mencibir kelakuan ajaib sahabatnya. “Ck! Mana ada kadal kayak dia punya niat nolong? Yang ada memangsa,” ujarnya membuat Jamie yang duduk di samping Kim Woo pun hanya bisa tertawa. Dia pun ikut memperhatikan tingkah Alverno yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN