Rumah Sakit. Suasana di rumah sakit terasa dingin, hujan rintik-rintik masih terlihat jelas di luar jendela, menciptakan suasana semakin suram. Namun, di salah satu ruangan. Kehangatan antar persaudaraan terlihat menenangkan. Ara, dengan mata yang masih sembab dan merah karena menangis, memeluk Anya dengan penuh kasih. Rambut panjangnya terurai, menutupi sebagian wajahnya yang pucat. “Syukurlah ibu baik-baik saja. Tadi aku takut sekali,” ucap Ara, suaranya masih terdengar bergetar, menunjukkan betapa takutnya ia saat melihat ibu mereka tiba-tiba kejang. Ia masih bisa merasakan jantungnya berdetak kencang, mengingat kejadian menegangkan beberapa saat yang lalu. Ara tidak tahu kenapa ibunya yang koma tiba-tiba kejang, tak ada penjelasan pasti dari dokter yang menangani ibunya. Dokter ha

