Pak Arthur sedang sibuk memeriksa dokumen keuangan dan pemasok uang masih mendukung perusahaannya. Tiba-tiba, sekretarisnya datang dan memberitahukannya jika ada tamu yang ingin bertemu dengannya. Awalnya Pak Arthur menolak kedatangan tamu tersebut. Ia terlalu sibuk mengurusi kerugian yang dialami perusahaannya. Namun, tamu itu bersikeras ingin bertemu. Akhirnya Pak Arthur mengalah. Dan betapa terkejutnya ia saat yang masuk adalah Pak Heldrik. Sahabatnya yang telah membatalkan kontrak kerja sama dua bulan lalu. Pak Arthur menatap tajam sahabat lamanya, Pak Heldrik yang telah membatalkan kerja sama secara sepihak dua bulan lalu. Dan lelaki itu kini duduk santai di hadapannya. "Heldrik, apa yang kau lakukan di sini?" tanya Pak Arthur dengan nada amarah yang tertahan. Pak Heldrik ters

