Part 22

1868 Kata

Asteria tidak yakin harus merespon apa? Tapi yang jelas dia berusaha melepaskan diri. Orang ini terlalu mengintimidasinya. "Tidak salah lagi kamu orangnya. Wanita yang ada di foto itu." 'Foto apa?' Asteria bingung. Orang itu menggerakkan wajahnya ke kiri dan kanan. Asteria meringis sakit. Laki-laki ini sangat kasar dan aneh. "Tuan to...long lepaskan saya." katanya sambil mencoba mendorong tangan yang mencengkeramnya. "Benar-benar tipe wanita yang paling aku benci." Asteria juga mau bilang dia juga benci laki-laki kasar seperti orang ini. Tapi dia sibuk untuk bernapas. Sebelum dia di cekik sampai mati, Asteria menekuk kakunya dan mengirimkannya mengenai perut laki-laki itu dengan keras. Cengkeramannya langsung terbuka. "Kau!" geramnya. Dengan takut Asteria meraih ponsel. Tahu bahwa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN