Bab 13. Bermain Peran

1990 Kata

“Aku benar-benar tidak bisa menemuinya walau sudah mengunjungi adikku, sialan!” Nada suara Beverly terdengar setengah putus asa, setengah kesal. Wajah cantiknya yang biasanya selalu terbingkai senyum angkuh kini tampak sedikit kusut. Rey, yang duduk santai di kursi seberang, hanya tersenyum tipis, senyum yang tenang dan penuh pengertian, seolah ia sudah lebih dulu tahu bagaimana ceritanya akan berakhir. “Aku sangat mengenal Matthew, Sayang,” ucapnya lembut, nyaris seperti gumaman. “Dia bukan orang yang mudah ditemui bahkan olehku sekalipun.” Beverly mendengus, kepalanya menoleh dengan cepat ke arah Rey. “Kenapa dia terlihat begitu merendahkanmu? Padahal derajatmu jauh di atasnya! Dunia bisnis ini berputar di bawah kakimu, Rey.” Rey tertawa kecil, bukan karena tersinggung, melainkan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN